Jakarta, Aktual.co — Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar, mengaku sudah menghimbau warganya agar tidak malaksanakan pesta malam pergantian tahun 2014 ke 2015 secara berlebihan. Sebab, saat ini seluruh wilayah Indonesia tengah berduka atas peristiwa naas pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang pada Minggu (28/12) lalu.

“Doa bersama nanti malam. Saya sudah instruksikan untuk tiadakan acara hiburan dan kembang api,” kata Ujang di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (31/12).

Kegiatan doa bersama ini rencananya akan digelar bersama di kawasan Bundaran Pancasila. Di lokasi tersebut, kata Ujang, rencananya akan dilangsungkan kegiatan panggung hiburan rakyat untuk menyambut malam pergantian tahun baru.

“Tidak ada hiburan, kembang api dan mercon. Bersama pemuka lintas agama kita akan berkumpul bersama sekitar pukul 22.00 WIB untuk memanjatkan doa,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pangkalan Bun yang merupakan ibu kota Kotawaringin Barat digunakan sebagai posko pencarian dan pengangkutan jenazah penumpang dan awak pesawat, serta serpihan AirAsia QZ8501.

Jenazah akan dibawa ke Pangkalan Bun terlebih dulu dari KRI Bung Tomo yang berada di Selat Karimata, yang kemudian akan diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur.

Artikel ini ditulis oleh: