Jakarta, Aktual.com — Perusahaan pelayaran, PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) optimistis target pendapatan tahun 2015 sebesar 17,97 juta dolar AS atau naik sekitar 0,86 persen dibandingkan pencapaian tahun 2014 sebesar 17,81 juta dolar AS, akan tercapai.
“Tahun 2015 ini cukup banyak tantangan bagi perusahaan di tengah menurunnya harga minyak dan gas dunia sehingga kinerja relatif stabil. Menurunnya harga migas mempengaruhi bisnis transportasi penunjang kegiatan lepas pantai (offshore),” ujar Direktur Capitol Nusantara Indonesia Tbk Jansen Warokka di Jakarta, Selasa (22/12).
Untuk menjaga kinerja, ia mengatakan bahwa perseroan akan mencoba masuk ke bisnis lain yakni reklamasi pantai dalam jasa angkut material. Selain itu, perseroan juga meraih kontrak jasa angkut material dari perusahaan asal Tiongkok, yakni Shanghai Electic Power Constrution.
“Perusahaan Tiongkok itu akan menggarap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sumatera,” paparnya.
Ia mengharapkan proyek itu bakal memberikan kontribusi terhadap total pendapatan perseroan pada tahun 2015 ini dan tahun 2016 mendatang mengingat harga komoditas belum memperlihatkan tanda perbaikan.
Jansen Warokka menambahkan bahwa di tengah lesunya bisnis transportasi penunjang kegiatan lepas pantai, sepanjang tahun 2015 ini perseroan tidak menambah jumlah unit armada kapalnya. Dengan demikian perseroan tetap memiliki 63 unit armada kapal dan dua unit “crawler crane”.
Sementara itu tercatat periode akhir tahun 2014 sampai 30 Juni 2015, Capitol Nusantara Indonesia Tbk membukukan rugi bersih mencapai 5,239 juta dolar AS. Hal itu disebabkan penurunan pendapatan sekitar 42,78 persen menjadi 10,19 juta dolar AS dari pencapaian akhir tahun 2014 yang sebesar 17,81 juta dolar AS.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















