Jakarta, Aktual.co — Direktur Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Kadafi mengungkapkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi belakangan ini merupakan harga mafia. Pasalnya, penaikkan BBM tersebut tidak memiliki payung hukum.
“Penaikkan BBM ini merupakan harga mafia karena payung hukum tidak ada,” ujar Uchok di warung daun, Cikini, Jakarta, Minggu (4/4).
Menurutnya, belakangan ini kenaikan tarif BBM tidak menggunakan izin DPR, kenaikan tersebut dinilai Uchok terkesan semena-mena terhadap rakyat.
Oleh sebab itu, dirinya menilai penetapan harga bahan bakar minyak (BBM) adalah harga mafia. Pemerintah tidak memiliki payung hukum saat menaikkan harga BBM kali ini. Bahkan, kenaikan BBM tidak hanya membuat pusing kepala rakyat, kenaikan harga BBM bersubsidi sangat menyengserakan rakyat kecil.
“Jadi ini bukan pusing saja pala rakyat tapi sudah pecah,” tambahnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















