Jakarta, Aktual.Com- Operator internet China menyebut sebanyak 74 situs pariwisata telah dibekukan dalam kampanye nasional yang dimulai pada bulan September 2016 lalu sebagai akibat beberapa pelanggaran
Menurut badan tersebut, pelanggaran yang dilakukan di antaranya termasuk kegagalan mendaftar sesuai dengan hukum, pemalsuan situs pariwisata legal dan menyebarluaskan konten ilegal yang melibatkan perjudian dan pornografi, seperti dikuti dari Xinhua, Senin (30/1/2017).
Pemerintah China meminta konsumen untuk memilih produk pariwisata melalui website yang legal dan mendorong masyarakat untuk melaporkan pelanggaran.
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs

















