Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengukuhkan komunitas “City Changer” atau para agen perubahan kota ke arah yang lebih baik sesuai kota yang diinginkan.
Pengukuhan tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Banjarmasin Iwan Anshari, Selasa (4/11), kepada para pelaku agen perubahan seperti pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) seperti Faturahman, Isnaini, Hasan Zainuddin dan lainnya yang selama ini ikut menggerakan perubahan kota ke arah yang lebih bagus.
Ketua Bappeda Kota Banjarmasin, Ir Fajar Desira selaku City Changer yang sudah terlebih dahulu dikukuhkan oleh Kementerian PU di Jakarta menyebutkan, para City Chanjer diharapkan melakukan berbagai aktivitas yang merubah perilaku penduduknya untuk memperbaiki ruang kota.
Berbagi solusi baik tingkat lokal dan global menawarkan kesepatan pada warga untuk menjadi bagian dari kampanye terpadu, bermakna, dan efektif terhadap kota layak huni dengan membawa warga di bawah satu visi.
Agen perubahan kota dimaksud untuk menciptakan “media creative partisipasi” dalam mengkampanyekan “city Changer” melalui media dengan memberikan kesempatan pada warga untuk mengekspresikan ide-ide dan solusi mereka melalui forum terbuka.
Model yang diinginkan melalui program ini adalah menuju pemerataan, sejahtera, dan kota yang berkelanjutan.
Kegiatannya antara lain, membuat kota tempat layak huni, membangun kota tangguh, membangun kota produktif, perencanaan masa depan kota untuk berelanjutan dan hidup berkualitas, membangun kota yang sosial inklusif, aksestebel, pro-poor, adil, dan sensitif gender.
Selain itu untuk membangun sebuah kota khususnya Kota Banjarmasin menjadi kota yang ramah lingkungan, kata Fajar yang juga dikenal sebagai mantan Kepala Dinas Kimprasko setempat tersebut.
“Dalam prakteknya nanti City changer mendukung terwujudnya target penyediaan air bersih pemberantasan pemukiman kumuh,sanitasi kota yang baik,” ungkapnya.

()