Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Pangkalan Udara Iskandar PangkalanBun, Kalimantan Tengah, merekomendasikan pencarian korban AirAsia dimaksimalkan pada pagi hingga siang hari.
“Kalau kami menyarankan, pencarian di laut lebih baik dimaksimalkan mulai pukul 06.00-11.00 WIB, karena saat itu kondisi cuaca di laut relatif lebih teduh,” kata Kepala Stasiun BMKG Pangkalan Udara Iskandar, Lukman Soleh Hakim, di Pangkalan Bun, Kamis (1/1).
Saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga cuaca buruk cukup sering terjadi, seperti Kamis pagi, Pangkalan Bun sempat diguyur hujan deras.
Pagi hari, potensi angin dan gelombang memang relatif tinggi. Namun jika dibanding kondisi sore hari, cuaca pagi hingga siang masih relatif lebih bagus dan tidak terlalu parah.
Saat cuaca buruk, tinggi gelombang berkisar antara dua hingga tiga meter dan potensi hujan juga tinggi sehingga bisa makin menghambat pencarian.
“Kalau sore dan malam sangat besar potensi hujan sehingga itu makin menghambat pencarian, ditambah gelombang tinggi dan angin,” kata Lukman.
BMKG telah menyampaikan prediksi setiap perkembangan cuaca diharapkan sebagai acuan. Namun keputusan kapan pencarian dilakukan, tergantung keputusan tim gabungan yang melaksanakan di lapangan.
Cuaca buruk gelombang tinggi dan angin kencang menghambat upaya pencarian dan evakuasi korban pesawat berpenumpang 155 orang ditambah tujuh kru pesawat yang hilang kontak pada Minggu (28/12) lalu di Selat Karimata.
Artikel ini ditulis oleh:












