Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Daerah provinsi DKI Jakarta H.Saefullah membantah dana APBD Rp. 50 M telah digelontorkan Pemkot DKI untuk Badan Musyawarah (Bamus) Betawi. Menurutnya hal tersebut baru sekedar wacana Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thaja Purnama atau Ahok yang akan direalisasikan pada tahun 2015.
“Nggak ada 50 miliar itu baru rencana, dulu ada audensi bamus Betawi dengan pak wagub (Ahok) dengan salah satu wakil ketua pak Haji Oding. Kata pak Ahok. Nanti kalau betawi bisa bersatu, jadi satu. 50 M pun akan kita berikan buat organisasi bamus Betawi. Jadi belum, itu nanti 2015 ,” kata Sekretaris Daerah,di Jakarta Utara, sabtu (18/10)
Sementara kabar tentang anggaran Rp50 M tersebut sudah dipertegas oleh salah satu pendiri Bamus Betawi Jendral Purnawirawan TNI Eddy Nalapraya, yang mempertanyakan apakah anggaran tersebut sudah turun atau belum, saat memberi sambutan dalam acara silaturahmi keluarga besar Bamus Betawi bersama Sekda Provinsi DKI Jakarta Saefullah.
“Anggarannya udah turun apa belum?  ternyata udah turun, kok belum pada laporan sama saya, jangan cuma tanda tangan doang ni,” ujar Eddy Nalapraya
Lebih lanjut Eddy Nalapraya pun menambahkan, meminta kepada sejumlah pengurus Bamus Betawi untuk berhati-hati dalam menggunakan anggaran tersebut.
“Hati-hati ya. Dipergunakan sebaiknya, ini uang negara, saudara semua ini dipantau KPK,” Pungkas  Eddy Nalapraya
Sebelumnya Badan Musyawarah (Bamus) Betawi mengajukan anggaran APBD DKI Rp50 miliar dalam rangka merancang program kerja terkait pelestarian budaya Betawi di Jakarta dan proyek pembanguan gedung serbaguna masyarakat Betawi.

()