Jakarta, Aktual.co —  Branch Manager PT Danareksa Sekuritas Semarang Melcy RS Makarawung mengatakan bahwa penjualan obligasi oleh Pemerintah bermanfaat bagi pembangunan terutama di bidang infrastruktur.

“Melalui penjualan obligasi ini maka Pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menginvestasikan uang tanpa harus membebani Pemerintah. Investasi ini sifatnya juga membantu pembangunan nasional,” ujarnya di Semarang, Senin (20/10).

Menurutnya, jika masyarakat mendepositokan uang mereka maka hanya akan membebani Bank Indonesia melalui besaran bunga yang harus diberikan. Apalagi jika BI rate semakin tinggi maka setiap bank harus menyesuaikan besaran kenaikan tersebut, artinya beban BI untuk memberikan bunga terhadap nasabah semakin berat.

“Kalau hanya melalui deposito kan artinya uang tersebut mengendap, sedangkan jika disimpan dalam bentuk pembelian ORI maupun produk yang lain di antaranya Sukuk, SUN, SBR, dan SBSN maka uang tersebut akan diputar,” jelasnya.

Melcy mengatakan, melalui pembelian ORI dengan kupon sebesar 8,5 persen/tahun maka nasabah atau investor tidak akan terkena risiko apapun.

“Bisa dibilang ORI ini nol risiko karena sudah dijamin oleh Undang-Undang, bahkan untuk pembayaran kupon yang harus dibayarkan di setiap bulannya tidak boleh terlambat,” jelasnya.

Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15 di setiap bulannya, meskipun Pemerintahan berganti atau BI rate mengalami fluktuasi besaran kupon tersebut tidak berubah.

()

(Eka)