Serah Terima Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan BPKH dari Plt Anggota V BPK RI Isma Yatun kepada Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu.

Jakarta, aktual.com – Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah menilai bahwa keberhasilan yang didapatkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menerima Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-4 kali, menandakan bahwa BPKH berhasil menyelesaikan program-program yang sudah ditargetkan.

“Ya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa program-program di wilayah tersebut berjalan memenuhi target. Artinya target-target tersebut tercapai sehingga mendapatkan WTP,” ucapnya kepada awak media, Selasa (28/6) sore.

Selain keberhasilan menyelesaikan program sesuai target, WTP yang ke-4 ini menurut Trubus, menunjukkan bahwa semua aktivitas transaksi keuangan yang dilakukan BPKH sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh BPK.

“Yang kedua, bahwa WTP ini sebagai predikat yang dikeluarkan oleh BPK dalam kaitannya terkait finansial keuangan. Jadi sering kali anggaran yang sudah dicairkan itu sebagai tolak ukur keberhasilan ini,” ungkapnya.

BPKH, menurut Trubus, juga sudah berjalan sesuai koridor aturan hukum karena tidak adanya polemik apalagi isu-isu tindak pidana korupsi dalam mengelola dana haji ini.

“Memang tidak ada polemik dan korupsi berarti artinya kan penggunaan dana haji itu berjalan sesuai koridor hukum. Artinya sudah ada kriteria-kriteria yang sudah ditentukan. Jika sudah diaudit oleh BPK tidak ada penyimpangan, sehingga dalam hal ini dana haji digunakan sesuai dengan syarat-syarat aturan dalam UU Keuangan Negara,” ucap Trubus.

(Rizky Zulkarnain)