Pontianak, Aktual.com  – Memasuki hari pertama puasa Ramadhan 1443 Hijriah, Teman Sandi kembali menjalankan beberapa kegiatan, salah satunya memenuhi kebutuhan masyarakat di Pontianak.

Kegiatan yang dilaksanakan Teman Sandi di beberapa daerah yang ada di Pontianak ini membantu masyarakat dalam melestarikan kawasan hutan mangrove.

Pelestarian hutan mangrove itu di Desa Wisata Sungai Kupah, Sei. Kakap, Kubu Raya. Teman Sandi turut menyumbangkan 200 bibit mangrove ke desa wisata tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem hayati di kawasan tersebut.

“Kegiatan ini sangat mulia, dimana kita bisa menunjukkan rasa kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan. Di samping itu, kegiatan ini juga sangat besar manfaatnya, karena mangrove mampu menahan arus air yang mengikis daratan.” tegas Farez Ferdiyan, ketua DPD Teman Sandi Kalimantan Barat dalam keterangannya, Ahad (3/4).

Sementara Kepala Desa Ismail berterima kasih kepada tim Teman Sandi yang sudah mengadakan kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan ini, akan turut membantu semua wargadalam menjaga kelestarian lingkungan.

Setelah dari Desa Sungai Kupah, Teman Sandi berlanjut dengan pembagian sembako, yang dilaksanakan di Desa Wisata Sungai Kupah, Sei. Kakap, Kubu Raya. 

Sembako ini dibagikan kepada orang-orang yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan di bulan Ramadhan ini. Masyarakat terlihat sangat antusias dan bersyukur ketika mendapatkan sembako tersebut.

Rangkaian kegiatan sosial menyambut Ramadhan dilanjutkan Teman Sandi dengan mengunjungi sebuah panti asuhan yaitu Panti Asuhan Catur Dharma Yatim, Jl. Harapan Jaya, Kota Baru – Pontianak. Kunjungan ke panti asuhan ini bertujuan untuk memberikan beberapa bantuan, seperti uang tunai dan sembako untuk memenuhi dan meringankan kebutuhan di panti asuhan tersebut.

Setelah itu, masih di Pontianak, kegiatan berlanjut ke Hotel Borneo. Kali ini kegiatan kreatif berupa Workshop Kreasi Ramah Lingkungan dilaksanakan Teman Sandi sebagai bentuk kolaborasi lintas generasi. Pelatihan ini bertujuan agar dapat membekali masyarakat dengan skill dan kreativitas yang lebih luas lagi sehingga kedepannya dapat membuka peluang usaha yang baru.

Puluhan orang yang mengikuti kegiatan ini dibagi menjadi 5 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 2 orang generasi millenial dan 2 ibu-ibu. Dalam kegiatan ini, peserta akan diberikan pelatihan untuk mengolah limbah plastik menjadi barang yang dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai jual. 

“Saya berharap, semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat sekitar dapat memanfaatkan dan mendaur ulang limbah yang ada menjadi suatu kreasi yang memiliki nilai jual. Semoga dengan ini dapat membuka pelung usaha bagi masyarakat,” kata Nurulina Nuha Amedyan, selaku Ketua Umum Teman Sandi.

Kegiatan di hari Ahad (3/3) ini berakhir di Taman Digulis, Jl. Jenderal Ahmad Yani. Tim Teman Sandi terlihat melariskan dagangan PKL yang membuat para pedagang sangat gembira dengan adanya kegiatan tersebut. Mereka tidak menyangka dagangannya akan selaris itu di hari pertama Ramadhan ini.

Teman Sandi juga berbagi takjil serta membagikan kaos kepada masyarakat yang ada di sekitaran Taman Digulis, Jl. Jenderal Ahmad Yani tersebut . Mereka yang mendapatkan takjil dan kaos terlihat begitu senang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Teman Sandi yang sudah berbagi kebaikan di bulan penuh berkah ini.

(Andy Abdul Hamid)