Jakarta, Aktual.com -Direktur Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara menagih janji pemerintah untuk membenahi PT Pertamina (Persero) yang terus menerus menjadi bancakan kepentingan kelompok tertentu.
Dia mengaku prihatin atas kegoncangan di perusahaan itu hingga berujung pada pencopotan unsur direksi. Hal itu sebagai pertanda bahwa perusahaan Migas nasional itu belum lepas dari incaran banyak pihak yang mencari keuntungan kelompok. Untuk itu tegasnya, pemilihan Dirut Pertamina kali ini harus memutus budaya kebobrokan tersebut.
“Saya tetap ingin pemerintah memutus budaya masa lalu, budaya intervensi Penguasa dan memanfaatkan penguasa yang menempatkan orang yang sesui kepentingan pribadi penguasa, itu yang harus dihilangkan,” kata Marwan di Jakarta, Kamis (9/3).
Adapun caranya, lanjut Marwan, Presiden Jokowi harus memastikan bahwa orang yang direkomendasikan dari Kementerian BUMN hendaknya orang yang teruji, profesional dan mempunyai jejak rekam yang baik.
Kemudian dia juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi tidak boleh berlama lama membiarkan kekosongan kursi Pertamina dari Dirut defenitif. Kondisi ini membuat ketidak pastian bisnis bagi perusahaan plat merah itu.
“Sekarang penunjukan dirut sangat mendesak. Jadi kita berharap Presiden mampu menempatkan orang yang bagus secara manajemen, bersih dari korupsi, profesional, dia punya rekam jejak bagus dan dipilih secara transparan,” tandasnya.
Pewarta : Dadangsah Dapunta
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs
















