Jakarta, Aktual.com – Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Barat (Jabar), sempat mengalami dua kali pembatalan sepihak oleh pengelola gedung sewa.

Pada awalnya, acara akan digelar di Gedung Balai Sartika. Namun, batal akibat tidak mendapatkan izin dari pihak pengelola. Kemudian acara dipindah ke Grand Pasundan, tetapi kembali dibatalkan pengelola. Pada akhirnya acara tersebut akan dilaksanakan di rumah salah satu anggota KAMI, Jumhur Hidayat.

Menanggapi hal tersebut, Inisiator KAMI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, mengatakan ia hanya tersenyum.

“Kemarin Balai Sartika (Bikasoga) dipersiapkan kemudian dibatalkan. Saya tersenyum 10 kali,” ujar Inisiator KAMI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat menghadiri deklarasi KAMI Jabar Senin (7/9).

“Kemudian di Grand Pasundan sudah dipersiapkan, oleh Satgas Covid diberi izin, tapi kemudian didemo, ditarik lagi surat dari Satgas COVID-19. Saya tersenyum 100 kali,” tambahnya.

Meski sempat mengalami kendala, ucap Gatot, usaha yang dilakukan oleh KAMI Jabar membuahkan hasil. Pasalnya, tidak hanya melakukan deklarasi, namun juga disambung dengan aksi didepan Gedung Sate.

“Karena Allah SWT punya rencana luar biasa di Bandung. Di sini di tempat ini kita deklarasi, dan di sana bisa bersama-sama di Gedung Sate. Ini bukan rencana manusia, kita tidak boleh marah. Jadi saya selalu ingatkan untuk selalu tersenyum, sebagai bentuk syukur. Jangan marah yang hanya membuang-buang energi,” tutur Gatot.

Pada Akhirnya, diketahui deklarasi KAMI Jabar akhirnya dilakukan di rumah mantan Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan TKI, Jumhur Hidayat.

(Warto'i)