Makasar, Aktual.co — Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) pada peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), turun ke jalan menyuarakan aspirasinya dan menuntut presiden Jokowi untuk turun dari jabatannya, Rabu (20/5).
Aksi IMM ini digelar dengan melakukan konvoi ke DPRD kota Makassar, Flyover Urip Sumohardjo dan kantor DPRD Sulawesi Selatan.
Ketua Umum DPD IMM Sulsel, Ahmad, mengatakan kondisi negeri ini semakin memprihatinkan dibawah kepemimpinan Jokowi.
“Harapan masyarakat tak kunjung terpenuhi oleh Kabinet Jokowi. Ditengah tingginya harga bahan pokok dan sulitnya lapangan kerja, masyarakat seakan menjadi budak di negeri sendiri,” katanya.
Oleh karena itu, Jokowi dianggap sudah tidak lagi mampu menjadi pemimpin bangsa saat ini. Pasalnya, Jokowi beserta kabinetnya lebih mengedepankan kepentingan kelompok dan mengabdi pada asing.
Dalam orasinya, Ahmad mengungkapkan jika persoalan Kebangsaan hari ini tak kunjung selesai karena Jokowi hanya menjadi boneka asing.
“Ia tak lebih sebagai antek-antek asing yang menguras dan membuat rakyat Indonesia semakin menderita. Saatnya cabut mandat rakyat,” tegasnya.
Selain menuntut Jokowi turun, IMM Sulselbar juga menuntut pengembalian ekonomi berdikari, reformasi birokrasi serta penegakan supremasi hukum di Indonesia.
Artikel ini ditulis oleh:

















