Jakarta, Aktual.co —Ribuan mahasiswa masih bertahan di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, melakukan aksi unjuk rasa hingga sore pukul 18.23 Wib. Meski pihak kepolisian sudah memberi ultimatum unjuk rasa harus bubar pukul 18.00Wib.
Suasana sempat kembali ricuh pukul 18.00Wib tadi ketika massa pendemo yang antara lain berasal dari Mahasiswa IMM, PMII, GPII dan PII membakar ban dan keranda. Dua mahasiswa diamankan. Namun orasi tetap berjalan. 
Mereka menuntut Presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla mundur dari jabatannya, karena dianggap gagal.
Dari pantau Aktual.co, gesekan terjadi saat mahasiswa membakar keranda dan ban, namun polisi langsung mencoba memadamkan. Saat itulah terjadi gesekan.
Dalam orasinya, mahasiswa mengatakan Rezim Joko Widodo-Jusuf Kalla telah gagal. “Karena menjual Indonesia ke asing. Sehingga harus mundur!” ujar salah seorang mahasiswa.
Selain itu, mereka juga menuntut diturunkannya harga BBM bersubsidi.
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) ini menyatakan akan melakukan aksi menginap di depan Istana Negara Jakarta apabila mahasiswa tidak diberi kesempatan bertemu Presiden Jokowi.
Mereka datang dari arah Jalan Thamrin, sekitar pukul 12.00Wib siang tadi. Sejumlah bendera di kibarkan para demonstran. Akibat unjuk rasa, arus lalu padat. 
Polisi masih tampak berjaga-jaga dari Sabhara dan Brimob. Tampak water cannon dua unit berjaga dan juga barracuda tiga unit.

Artikel ini ditulis oleh: