Sulawesi Barat, Aktual.com – Usai Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Demo tolak kenaikan harga BBM pun mulai dilakukan di beberapa tempat.

Di Jalan Simpang 5 Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (03/9), ratusan mahasiswa melakukan demo kenaikan harga BMM dan hadang Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Diketahui Menteri Tito Karnavian tengah berkunjung ke Mamuju dalam rangka melepas peserta Festival Sandeq Race menuju IKN Kalimantan Timur.

Dalam aksinya ratusan mahasiswa menutup Jalan Simpang 5 dan melakukan aksi bakar ban. Akibat hal tersebut, jalan poros menuju Bandara Tampapadang macet total sepanjang dua kilometer.

Selain melakukan aksi tutup jalan dan bakar ban, massa aksi juga melakukan orasi terkait kenaikan harga BBM. Dalam orasinya, Korlap aksi Akbar meminta Presiden Jokowi membatalkan kenaikan harga BBM yang baru saja diumumkan oleh pemerintah pada Sabtu (3/9) siang ini.

“Kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah sangat memberatkan masyarakat Imdonesia, khususnya masyarakat Mamuju, ” ujar Akbar dalam orasinya.

Saat mobil Tito Karnavian melintas di lokasi aksi, ratusan massa aksi mencoba masuk di jalan yang dilalui menteri dan rombongan. Polisi mencoba menghadang massa aksi agar tidak berhasil menerobos brikade yang dibangun polisi.

Gagal menembus brikade polisi, massa aksi akhirnya hanya menggelar orasi dan mendesak Tito Karnavian agar menyampaikan aspirasi ke Presiden Jokowi. Tak sampai disitu, massa aksi juga mendatangi SPBU yang tidak jauh dari lokasi aksi.

Ratusan massa aksi memaksa pihak SPBU untuk menutup aktivitas penjualan BBM. Atas hal tersebut, aktivitas SPBU tersebut sempat ditutup sementara.

Setelah menyampaikan aspirasinya di SPBU ratusan massa aksi terlihat membubarkan diri. Sebelum bubar, mahasiswa berjanji akan kembali menggelar aksi jika pemerintah tidak menurunkan harga BBM subsidi yang sudah dinaikkan.

(Warto'i)