Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat tahun baru 2026 kepada para pengungsi yang bersama-sama dengan Presiden dan sejumlah menteri merayakan malam pergantian tahun di Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/1) dini hari.
Di tengah-tengah para pengungsi, Presiden Prabowo mengajak mereka menyanyikan lagu-lagu nasional seperti “Tanah Air” dan “Rayuan Pulau Kelapa” untuk membangkitkan kembali semangat dan harapan menyambut tahun yang baru.
“Selamat tahun baru, tahun 2026, semoga Yang Maha Kuasa selalu memberi yang terbaik kepada kita semua,” kata Presiden Prabowo kepada para pengungsi yang berkumpul di Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan, Tapanuli Selatan.
Dalam acara yang sama, Presiden Prabowo juga mengajak para pengungsi beserta para pejabat yang hadir untuk berdoa bersama-sama.
“Kita tentunya berdoa terus bahwa Yang Maha Kuasa akan memberi yang terbaik untuk kita. Kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan. Tapi kita harus terus semangat, ikhlas. Kita harus terus kuat, tegar jiwa kita,” ujar Presiden Prabowo kepada para pengungsi.
Perayaan malam pergantian tahun bersama para pengungsi di Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan pada Rabu malam (30/12) sampai dengan Kamis dini hari berlangsung sederhana tanpa ada riuh suara kembang api. Walaupun demikian, warga setempat yang saat ini masih mengungsi tetap terlihat antusias menyambut Presiden Prabowo yang duduk dan berbaur di tengah-tengah mereka.
Dalam suasana perayaan itu, Presiden Prabowo menyapa langsung warga Tapanuli Selatan, dan menyambut uluran tangan warga yang ingin bersalaman. Presiden juga mendengar langsung permintaan-permintaan warga terutama selama tinggal di pengungsian, dan harapan mereka setelah melewati masa tanggap darurat di pengungsian.
Di hadapan para pengungsi, Presiden Prabowo kembali menekankan para pengungsi tidak sendirian.
“Percayalah bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa Presidenmu tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kita akan bersama. Pembantu-pembantu saya terus-menerus kita bergantian, saya tugaskan untuk menteri-menteri berpencar mengecek, melihat, memeriksa semua perkembangan di semua daerah yang berdampak,” kata Prabowo kepada para pengungsi.
Di Tapanuli Selatan, Presiden Prabowo turut didampingi oleh sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain













