Jakarta, Aktual.co — Salah satu simbol industri manufaktur Italia akhirnya beralih tangan ke perusahaan negara Tiongkok. Adalah Pirelli, perusahaan produsen ban asal Italia yang akhirnya dibeli oleh perusahaan negara Tiongkok, yakni China National Chemical Corporation (ChemChina) dengan harga pembelian mencapai 7,1 miliar Euro (US$ 7,7 miliar) atau sekitar Rp100 triliun.

Demikian dilansir dari laman Reuters (24/3), pembelian ini merupakan yang terakhir dalam serangkaian pembelian perusahaan Italia oleh pembeli Tiongkok yang kaya dengan uang tunai.

Pemegang saham Pirelli mengaku sudah menyetujui kesepakatan jual beli tersebut pada hari Minggu (22/3). Hal ini juga dikonfirmasi oleh ChemChina dalam pernyataan persnya baru-baru ini.

Posisi CEO Pirelli Tronchetti Provera akan tetap menjabat sebagai Pejabat Tinggi di perusahaan tersebut, hanya saja  akan diganti jabatannya dari CEO menjadi ketua.

Saham produsen ban yang berdiri 143 tahun lalu itu, bahkan naik ke angka tertingginya dalam 25 tahun, usai kesepakatan pembelian itu terlaksana pada akhir pekan lalu, yakni naik 3,5 persen pada hari Senin kemarin, ke 15,76 Euro.

China Naional Tire & Rubber,  anak usaha ChemChina yang merupakan produsen ban diketahui akan membeli 26,2 persen saham Camfin, yang merupakan induk usaha pemilik Pirelli.

Setelah itu, baru akan diambil alih saham-saham lainnya. Demikian seperti dilansir laman BBC, pada Selasa (24/3).

Nilai pembelian yang mencapai 15 euro per saham, dengan nilai total mencapai 7,1 miliar Euro ini belum termasuk utang 1 miliar euro di akhir 2014.

Dengan pembelian tersebut. ChemChina akan memiliki akses kepada teknologi pembuatan ban-ban premium, yang bisa dijual dengan marjin yang besar. Apalagi, Tiongkok menjadi pasar besar untuk penjualan ban tersebut.

Produk Pirelli sendiri diketahui digunakan oleh mobil-mobil Formula One. Di pasar Asia, Pirelli gencar bersaing dengan para pesaingnya, yakni Continental dan Michelin. (Laporan: Tri Harniangsih/ Zee zee)
 

()