Jakarta, Aktual.co — Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menilai, Konfederasi Sepak Bola Intenasional (FIFA) telah melakukan pelecehan terhadap kedaulatan Indonesia, khususnya dalam memajukan sepakbola.
Pasalnya, FIFA telah melarang pemerintah dalam membina klub-klub sepakbola di tanah air.
Hal itu dilontarkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) BOPI, Heru Nugroho, untuk menanggapi surat peringatan yang dikirimkan FIFA untuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Dia mengatakan, dengan dikirimkannya surat peringatan tersebut, FIFA dianggap tidak memahami kedaulatan pemerintah Indonesia dalam membina masyarakatnya supaya menaati hukum dan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
“Setelah mempelajari secara mendalam, kalimat demi kalimat dalam surat yang dilayangkan FIFA (ditandatangani oleh Sekjen FIFA Jerome Valcke) kepada Menpora, di mana di dalamnya juga menyinggung tentang BOPI, kami beranggapan bahwa FIFA telah melakukan ‘pelecehan’ terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas Heru dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/4).
Sebelumnya, FIFA memerintahkan Menpora untuk tidak melanjutkan hal-hal yang dianggap intervensi terhadap PSSI selaku lembaga yang bernaung mengurusi persepakbolaan di tanah air. Salah satunya adalah mengenai beberapa aturan terhadap verifikasi klub peserta Liga Super Indonesia (LSI). Jika tidak mengindahkan hal itu, FIFA mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap PSSI.
Menurut Heru, apa yang sedang dilakukan BOPI terhadap klub-klub perserta Liga Super Indonesia (LSI) sesungguhnya adalah untuk mulai menjalankan kegiatannya sesuai standar regulasi yang ditetapkan oleh FIFA maupun Keonfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
“Seandainya ada istilah kriteria tambahan yang dipersyaratkan oleh BOPI dalam melakukan proses verifikasinya, itu adalah persyaratan yang memang harus dipatuhi oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia tanpa terkecuali, seperti ketaatan membayar pajak. Setiap individu dan badan hukum di Indonesia bahkan seharusnya bangga untuk mematuhi aturan perpajakan maupun ketentuan formal lainnya yang berlaku di wilayah hukum NKRI,”pungkasnya.
Diketahui, FIFA resmi mengirimkan surat peringatan yang ditujukan untuk Menpora dengan menyertakan tanda tangan dari Sekretaris Umum FIFA, Jerome Valcke, Jumat (10/4). Dalam surat tersebut, poin yang disampaikan antara lain terkait dengan pasal sangkaan yang dilakukan PSSI.
“Dengan menghalangi klub untuk berpartisipasi di ISL 2015 dengan memberikan kriteria tambahan kriteria yang sudah diberikan PSSI, menurut kami, menempatkan PSSI pada posisi melanggar aturan, yaitu pasal 13 dari 17 statuta FIFA dan ketentuan-ketentuan aturan lisensi klub FIFA,” bunyi surat tersebut.
Artikel ini ditulis oleh:

















