Jakarta, Aktual.com — Mengawali pekan ini, Senin (18/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 0,23% atau 10,99 poin ke level 4.812,58.
Kendati di akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berada di zona hijau, tapi pada perdagangan hari ini malah lebih banyak diselimuti aksi tunggu dan lihat (wait and see).
Sehingga pada perdagangan hari ini, laju IHSG diprediksi akan tetap tertahan. Namun penguatan bisa terjadi jika para pelaku pasar mengesampingkan aksi wait and see tersebut.
“Kekhawatiran pasar dan sikap wait and see dari para pelaku pasar masih tinghi. Hal ini membuat laju penguatan IHSG masih tertahan,” tegas analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam analisis hariannya, Senin (18/4).
Menurutnya, sikap para pelaku pasar itu disarankan untuk mewaspadai imbas pelemahan laju bursa saham global dampaknya dapat menahan laju rebound IHSG tersebut.
“Sehingga dengan kondisi fundamental yersebut, pada perdagangan hari ini IHSG akan berada pada support 4.778-4.803, sedangkan target resisten di kisaran 4.852-4.869,” papar dia.
Dari sisi teknikal, Reza juga menganalisa laju IHSG. Dia menyebutkan, indikator black hammer berpeluang untuk melanjutkan pola bullish, sedangkan stochastic dan RSI masih bergerak konsolidatif. Sedang indikator MACD masih berada pada tren pergerakan mendatar.
“Dari amatan teknikal tersebut, kami lihat pola gerak IHSG nerada di atas area target support 4.756-4.785 dan masih di bawah area target resisten kami di 4.869-4.897,” tegas dia.
Meski begitu, potensi penguatan bukannya tidak ada sama sekali. Menurut Reza, laju IHSG masih menyimpan potensi penguatan, mengingat pergerakannya masih di bawah garis support.
“Syaratnya, jika pelaku pasar dapat mengesampingkan sikap wait and see tersebut, maka IHSG bisa rebound melampaui garis support,” kata dia.
Dengan kondisi tersebut, para pelaku pasar mesti menyikapi dengan mempertimbangkan tujuh saham pilihan berikut ini:
1. TAXI akan berada pada kisaran 140-195. Disarankan beli selama diperdagangkan di atas 174 dan cut-loss pada level 170.
2. ASII akan berada pada kisaran 7250-7800. Direkomendasikan jual jika gagal bertahan di level 7600.
3. LINK akan berada pada kisaran 4025-4425. Diharapkan beli selama diperdagangkan di atas 4235
4. PWON akan berada pada kisaran 490-550. Disarankan beli selama diperdagangkan di atas 500 dan cut-loss pada level 495.
5. KAEF akan berada pada kisaran 1260-1345. Disarankan beli selama diperdagangkan di atas 1280 dan cut-loss pada level 1275.
6. INTP akan berada pada kisaran 19875-20225. Direkomendasikan beli selama diperdagangkan di atas 20100 dan cut-loss pada level 20025.
7. BSDE akan berada pada kisaran 1800-1865. Diharapkan beli selama diperdagangkan di atas 1815 dan cut-loss pada level 1810.
Artikel ini ditulis oleh:
Arbie Marwan














