Jakarta, Aktual.co — Presiden Jokowi dinilai akan mempererat hubungan dengan Tiongkok menyusul banyaknya kecaman negara barat atas kebijakan ekeskusi mati yang diberlakukan pemerintah.
“Jokowi erat hubungan dengan Tiongkok ketika negara barat tak beri respek ke Jokowi, ini saya nilai akibat hukuman mati,” kata pengamat politik Agus Piyo, di Jakarta, Selasa (28/4).
Dirinya memperkirakan, dalam kebijakan eksekusi mati, ada diplomasi tertentu terhadap Australia, Philipina, dan Prancis, untuk berusaha mengakomodasi tapi semacam memberi harapan palsu, daripada elektabilitas Jokowi merosot.
Untuk itu, yang harus dilakukan Jokowi saat ini adalah segera melaksanakan eksekusi mati terhadap para napi narkoba yang sudah dikumpulkan di Lapas Nusakambangan.
“Jadi memang realitas politiknya lebih menguntungkan jika Jokowi segera melakukan eksekusi. Saya berharap segera dieksekusi.”

Artikel ini ditulis oleh: