Jakarta, Aktual.co — Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta mencatat pembelian kendaraan baru di wilayah Kota Jakarta sepanjang 2014 mengalami penurunan.

“Pembelian kendaraan baru sepanjang 2014 menurun. Akibatnya, penerimaan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tidak mencapai target,” kata Kepala Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Iwan Setiawandi di Jakarta, Kamis (6/11).

Menurut dia, pembelian kendaraan baru sepanjang 2014 mengalami penurunan dibandingkan pada 2013. Sayangnya, dia mengaku tidak mengetahui besaran prosentase atau jumlah total penurunan pembelian kendaraan baru tersebut.

“Yang pasti, penyebab utama tidak tercapainya target pajak BBNKB adalah menurunnya transaksi pembelian kendaraan baru di Jakarta. Sehingga, berdampak terhadap pencapaian target pajak daerah,” ujar Iwan.

Dia menuturkan sepanjang 2014, terdapat empat jenis pajak daerah yang mengalami penurunan atau tidak mencapai target yang telah ditetapkan, yaitu pajak BBNKB, Pajak Reklame, Pajak Parkir dan Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Sampai dengan saat ini, realisasi penerimaan pajak daerah baru mencapai 68 persen. Berarti, penerimaan pajak yang masuk ke kas daerah baru sebesar Rp22,4 triliun,” tutur Iwan.

Selain penurunan transaksi pembelian kendaraan baru, dia mengungkapkan tidak tercapainya target pajak daerah juga disebabkan realisasi target penerimaan pajak BPHTB yang tidak terpenuhi seluruhnya.

“Hal itu bisa terjadi karena adanya penurunan dalam jumlah transaksi jual beli bangunan dan tanah di Jakarta sepanjang tahun ini,” ungkap Iwan.

Sebagai perbandingan, pada Oktober 2013 lalu, DPP DKI Jakarta mampu mengumpulkan sebanyak 85,70 persen atau senilai Rp19,383 triliun dari target penerimaan pajak sebesar Rp22,618 triliun.

(Andy Abdul Hamid)