Kebakaran KM Cantika Express 77
Korban selamat KM Cantika Express 77 yang terbakar di laut. (DOK/ANT)

Labuan Bajo, Aktual.com – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur Isyak Nuka mengaku, telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kebakaran KM Cantika Express 77 ketika berlayar dari Kupang menuju Alor.

“Ada tim dari Dinas Perhubungan yang sudah terbentuk untuk meminta keterangan kronologi kejadian serta memastikan apakah ada pelanggaran prosedur,” kata dia ketika dihubungi dari Labuan Bajo, NTT, Selasa (25/10).

Hal ini berkaitan dengan adanya data penumpang kebakaran KM Cantika Express 77, yang melebihi data manifes penumpang tercatat.

Investigasi kebakaran KM Cantika Express 77 ini pun memasang target waktu selama satu minggu.

Apabila ada pelanggaran prosedur yang ditemui dalam investigasi ini, maka tindak lanjut yang diberikan akan dilihat sesuai kewenangan masing-masing.

Isyak menjelaskan, jika kebakaran kapal terjadi karena adanya unsur pidana, maka aparat penegak hukum akan bertindak.

Namun, jika ada kelemahan prosedur administrasi, katanya, maka akan menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan atau Pemerintah Provinsi NTT.

Selanjutnya, dia menyebut pendataan KSOP Kelas III Kupang dan Kantor SAR Kupang mencatat manifes penumpang berjumlah 167 orang dengan kru kapal sebanyak 10 orang. Namun, korban selamat yang berhasil ditemukan sebanyak 222 orang dengan korban meninggal 14 orang.

“Artinya ada penumpang yang tidak terdata di manifes dan ada kemungkinan masih ada yang belum ditemukan, Data belum akurat,” ucap dia.

KM Cantika Express 77 terbakar saat menempuh perjalanan dari Kupang menuju Alor, Senin siang. Para personel gabungan pun telah terjun ke lokasi kejadian sejak Senin untuk mengevakuasi para korban.

Adapun sebanyak 14 korban meninggal dalam musibah kebakaran itu telah berhasil diidentifikasi.

(Wisnu)