Mukomuko, Aktual.com – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan dana untuk peremajaan sawit rakyat tahun ini sebesar Rp30 juta per hektare, meningkat dibandingkan sebelumnya Rp25 juta.

“Dana peremajaan tanaman kelapa sawit rakyat tahun ini naik menjadi sebesar Rp30 juta per hektare. Dana program ini tahun sebelumnya sebesar Rp25 juta per hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Heri Prasetyono di Mukomuko, Minggu (15/6) malam.
.
Kabupaten Mukomuko sejak dua tahun berturut-turut mulai Tahun 2018 sampai 2019 mendapatkan dana program peremajaan tanaman kelapa sawit rakyat sebesar Rp25 juta per hektare dari pemerintah pusat.

Daerah yang berada sejauh 270 kilometer sebelah utara Kota Bengkulu ini tahun 2020 rencananya kembali mendapatkan jatah program peremajaan tanaman kelapa sawit di lahan perkebunan seluas 500 hektare milik kelompok tani di daerah ini.

Ia mengatakan, rencananya penambahan anggaran program peremajaan tanaman kelapa sawit rakyat tersebut untuk pupuk yang selama ini dua kali menjadi empat sampai delapan kali.

Dengan penambahan anggaran peremajaan tanaman kelapa sawit tahun ini, ia mengatakan, masyarakat petani setempat bisa melakukan kegiatan pemupukan saat tanaman belum menghasilkan atau TBM satu dan TBM dua.

Ia mengatakan, daerah ini selain mengajukan program peremajaan tanaman kelapa sawit tidak produktif di lahan seluas 500 hektare, atau sesuai dengan kuota, tetapi juga bisa menambah kuota.

“Kalau target kuota yang diajukan telah tercapai seluas 500 hektare, daerah ini masih bisa mengusulkan penambahan kuota program peremajaan tanaman kelapa sawit di lahan seluas 300 hektare kepada pemerintah pusat,” ujarnya pula.

Ia menjelaskan, daerah ini dari awal telah mengusulkan peremajaan tanaman kelapa sawit di lahan seluas 2.000 hektare milik petani kepada pemerintah pusat, namun yang baru terealisasi selama dua tahun berturut-turut sekitar 1.000 hektare.***1***

 

Antara

(As'ad Syamsul Abidin)