Jakarta, Aktual.com – Delegasi anggota parlemen AS tiba di Taiwan dalam rangka kunjungan dua hari, pada Minggu (15/8). Kemungkinan akan membuat semakin meningkatnya ketegangan dengan China.

Beijing, yang memandang Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri meluncurkan latihan militer besar-besaran di sekitar pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengunjungi Taipei awal bulan ini.

Delegasi AS dipimpin oleh Senator Ed Markey dan termasuk empat anggota parlemen, menurut American Institute di Taiwan dan Kedutaan Besar AS secara de facto di Taipei.

Disebutkan kunjungan itu adalah bagian dari kunjungan yang lebih besar ke kawasan Indo-Pasifik.

Delegasi akan bertemu dengan para pemimpin senior Taiwan, termasuk Presiden Tsai Ing-wen dan Menteri Luar Negeri Joseph Wu.

Diskusi akan fokus pada “Hubungan AS-Taiwan, keamanan regional, perdagangan dan investasi, rantai pasokan global, perubahan iklim, dan isu-isu penting lainnya yang menjadi kepentingan bersama,” tutur pernyataan kedutaan AS.

Dalam sebuah tweet, Kementerian Luar Negeri Taiwan berterima kasih kepada anggota parlemen AS yang berpikiran sama atas kunjungan tepat waktu & dukungan yang tak tergoyahkan.

Terlepas dari pertunjukan kekuatan militernya di sekitar Taiwan, Beijing memberi sanksi kepada Pelosi, menurunkan dialog militer dengan AS dan menangguhkan kerja sama dalam masalah perubahan iklim, bersama dengan enam tindakan pencegahan lainnya.

Awal pekan ini, Beijing juga memberikan sanksi kepada Agne Vaiciukeviciute, wakil menteri transportasi dan komunikasi Lithuania, atas perjalanannya yang mengerikan dan provokatif baru-baru ini ke Taiwan.​​​​​​

(Warto'i)