Saat tim gabungan melakukan pembubaran arisan Pencak Silat di Desa Mumbulsari, Jember/foto: Aziz
Saat tim gabungan melakukan pembubaran arisan Pencak Silat di Desa Mumbulsari, Jember/foto: Aziz

Jember, Aktual.com – Ditengah pemberlakuan PPKM Darurat, masih ada warga yang bandel dan nekat melakukan kegiatan mobilitas dengan mengundang kerumunan serta tidak menghiraukan protokol kesehatan.

Hal ini pun ditindak tegas oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Mumbulsari dengan melakukan membubarkan kegiatan arisan pencak silat Rantai Kuning di Dusun Krajan, desa Mumbulsari, Kecamatan Mumbulsari, Jember, Sabtu (10/07) malam.

Kapolsek Mumbulsari, AKP Subagio menyampaikan, bahwa pembubaran kegiatan ini adalah bentuk tindakan polsek mumbulsari dalam menekan pencegahan Covid-19.

“Malam ini, kami melakukan pembubaran kegiatan yang mengundang kerumunan dan ini kami lakukan untuk putus mata rantai penyebaran Covid 19,” ujarnya kepada wartawan.

Setelah melakukan pembubaran tersebut, pihak Polsek Mumbulsari mengimbau kepada warga untuk kembali kerumah masing – masing.

“Kami imbau mereka untuk segera pulang ke rumahnya dan segera meninggalkan tempat ini,” ungkapnya.

Kegiatan arisan tersebut berlangsung di rumah warga yang bernama Buani Krajan dari Desa Mumbulsari, Kecamatan Mumbulsari, yang disaksikan sekitar kurang lebih 100 orang dan tidak mengikuti protokol kesehatan (kerumunan).

Oleh karena itu, Kapolsek Subagiyo, terus berupaya untuk melakukan pembubaran kegiatan kerumunan, dimasa pemberlakuan PPKM Darurat tersebut.

“Kami, Polsek Mumbulsari akan terus melakukan kegiatan pembubaran sebagai bentuk tegas dalam menjalankan amanah PPKM Darurat ini,” tutupnya.

Dari pantauan media, selama kegiatan pembubaran berlangsung tidak ada yang melakukan perlawanan dan dalam keadaan aman serta kondusif.

(Aminudin Aziz)

(Nusantara Network)