Jakarta, Aktual.co — Kapal Landing Craft Tank (LCT) Nunukan Jaya I tenggelam di perairan Bunati, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, setelah diterjang ombak setinggi tiga meter.
Pasintel Lanal Kotabaru Kapten Heri, mengatakan bahwa LCT Nunukan I tenggelam pada Selasa (30/12) sekitar pukul 21.15 Wita pada posisi 03 54′ 40′ LS – 115 44 `30′ BT perairan laut Bunati.
“Enam Anak Buah Kapal (ANK), LCT Nunukan Jaya I berhasil dievakuasi dan selamat,” kata Heri, di Kotabaru, Rabu (31/12).
Kronologis bermula pada hari Selasa (30/12), sekitar pukul 12.00 Wita, LCT Nunukan Jaya 1 berangkat dari Jety IDT Satui mengangkut alat berat berupa satu unit Loader dan tujuh unit Dozer, dengan tujuan Bunati, Tanah Bumbu.
Sekitar pukul 18.30 Wita, LCT Nunukan Jaya-1 tiba di perairan Bunati, dan berlindung di buritan MV Crescent Harbour, karena pada saat itu terjadi gelombang tinggi.
Selanjutnya sekitar pukul 20.40 Wita, LCT Nunukan Jaya-1 diterjang ombak laut setinggi tiga meter dari arah lambung kanan, sehingga kapal dalam kondisi tidak stabil dan muatannya, berupa alat berat Loader bergeser ke kiri yang mengakibatkan LCT miring ke kiri.
Sekitar pukul 20.45 Wita, LCT Nunukan Jaya-1 yang sudah dalam keadaan miring kekiri tersebut kembali diterjang gelombang tinggi, dari arah lambung sebelah kanan sehingga LCT terbalik dan mengapung terseret gelombang.
Heri menambahkan, sekitar pukul 20.50 Wita, Anak Buah Kapal (ABK) LCT Nunukan Jaya-1, Kapten M. Yakup Huta Suhud, KKM Hafid, Mualim-1 Faisal, Masinis Irwansyah, Juru minyak Rudiyanto, dan Juru mudi Haruslah, berhasil ditolong oleh Kapal Kayu yang mengangkut TKBM dan dievakuasi ke MV. Crescent Harbord.
“Pada Rabu (31/12) sekitar pukul 06.00 Wita, anggota Posmat Bunati Lanal Kotabaru melaksanakan SAR ke MV Crestcent Harbour,” kata dia.
Pada pukul 07.15 Wita, tim Posmat Bunati tiba di MV Crestcent Harbour, selanjutnya ABK LCT Nunukan Jaya 1 dievakuasi ke Posmat Bunati Lanal Kotabaru dengan menggunakan Patkamla.

Artikel ini ditulis oleh: