Jakarta, Aktual.co — Pemilik unit Apartemen Capitol Residence SCBD, Supriansyah, mengungkapkan jika dirinya sempat diteror dan dikatakan tidak loyal kepada teman, menyusul keterangannya soal pertemuan yang dilakukan Abraham Samad dengan sejumlah elit politik PDIP di unit apartemen miliknya.
“Banyak yang ancam saya, kenapa tidak mesti berbohong? Saya sedih, saya berada diantara dua pilihan berat. Ini disisi lain kawan, tapi saya harus tahu persis untuk berkata benar,” kata Supriansyah, saat memberikan keterangan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU), di Ruang Rapat Komisi III, Gedung DPR RI, Senayan, Senin (16/2).
Lebih lanjut, Supriansyah mengaku dianggap oleh berbagai pihak tidak loyal dengan teman yang sama-sama sederhana.
“Saya sebagai orang bugis ‘sekali saya berkata susah saya untuk dibujuk’. Saya berhadapan dengan penyidik polri, saya katakan sejujurnya kepada polisi. Bahwa isi pertemuan itu tidak tahu apa-apa, tetapi pertemuan itu ada. Ini saya dicaci seakan-akan saya mengkhianati teman. Posisi saya hari ini dianggap tidak loyal terhadap pertemanan,” keluhnya.
Lebih jauh, Supriyansah menyindir, setelah ini dirinya akan berbohong tentang apa yang diketahuinya.
“Saya terima (saat ini dianggap tidak loyal), tapi ijinkan saya berkata benar kali ini. Besok-besok ijinkan saya untuk mempertimbangkan berbohong,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang

















