Jakarta, Aktual.co — Orangtua dihimbau agar mengenali dan memahami ragam kelainan genital pada anak laki-lakinya sejak dini. Kelainan pada alat kelamin laki-laki sangat bervariasi.

Misalnya, ukuran penis kecil (mikropenis), penis tidak muncul atau buried penis (umumnya karena tertutup lemak, red), lubang kencing tidak normal, lubang terletak di bagian bawah (hipopadia), buah zakar (testis) yang tidak turun, dan lainnya.

“Jadi guna memberikan informasi berharga bagi masyarakat tentang bahannya kelainan genital pada anak laki-laki apabila tidak segera dikoreksi sejak dini akan merepotkan dan kompleks nantinya, ” kata Prof.Dr.Hardiarto Mangunnegoro, SpP (K), FCCP, Direktur RS Siloam ASRI, ditemui di ballroom Hotel Arya Duta, Jakarta, Kamis (28/5).

Prof Hardiarto menjelaskan, bahwa dalam jangka panjang, kelainan genital pada anak laki-laki yang tidak dikoreksi akan mengakibatkan dampak buruk. Seperti, infertilitas, tumor atau kanker, hipospadia , dan lainnya.

“Orangtua harus cermat dalam menerencanakan sunat untuk anak mereka. Pilh sunat yang konvesional saja, ada pendarahan karena sampai saat ini cara itu adalah paling aman dibandigkan sunat laser,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh: