Jakarta, Aktual.com – Lembaga pemberdayaan umat Dompet Dhuafa melalui Social Trust Fund (STF) bersama Ok Oce dan Pondok Pesantren Alam (PPA) Al Muhtadin Sukabumi Jawa Barat berkolaborasi mengembangkan Program Ketahanan Pangan yang berbasis Masyarakat Pesantren dan Petani Binaan. Sebagai solusi atasi dampak pandemik covid-19 di desa.

Direktur Social Enterprise DD Guntur Subagja di Jakarta, Senin, kerja sama tersebut mencakup luas kurang lebih 50 hektare sawah irigasi di Desa Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat dengan 10 kelompok tani binaan yang setiap kelompok terdiri atas 10-20 KK.

Dengan hasil maksimal per hektar di kisaran 6-7 ton sekali panen dalam kurun tiga bulan, kata dia, maka dalam setahun diperkirakan bisa produksi tiga kali atau sekitar 1.050 ton per tahunnya. Semuanya dikelola oleh para santri dan petani pemberdaya.

“Sektor riil pertanian sebagai usaha dasar masyarakat Indonesia dan menjadi kebutuhan pokok sehari-hari harus terus dibudidayakan,” katanya.

Kondisi Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat masyarakat aktif di dunia digital, menurut Guntur, menjadikan kerja sama tersebut sebagai peluang untuk berbagi ilmu dalam keseharian serta dapat menciptakan captive market bagi hasil produksi masyarakat.

Dia menambahkan optimalisasi potensi lokal dalam rangka mengantisipasi pandemi yang berkepanjangan menjadi perhatian besar yang harus terus dibangun.

Selain itu mengembalikan budaya dan kearifan lokal di bidang pertanian dan peternakan berbasis komunitas masyarakat sangat penting untuk program berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi besar di tengah suasana pandemi akibat COVID-19 yang cukup panjang ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat luas. Diharapkan dengan hasil produksi yang bagus dapat menciptakan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat pedesaan,” katanya.

 

Antara

(As'ad Syamsul Abidin)