Banda Aceh, Aktual.com — Tim gabungan Polisi Daerah (Polda) Aceh menembak mati Ridwan, anggota kelompok bersenjata di Desa Pulo Meuria, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, Kamis (20/8). Pria yang juga Ketua Pemuda Desa Pulo Meuria itu tewas, serta ditemukan satu senjata api jenis AK 56 di dekat lokasi meninggalnya Ridwan.

Kadiv Humas Polda Aceh, Kombes Saladin di Banda Aceh, membenarkan terkait kejadian tersebut. Dia menyebutkan, Ridwan bersama empat anggotanya dideteksi sedang berada di rumah.

Saat itu, empat personel Polda Aceh mendatangi lokasi. Namun saat mendekat ke rumah, Ridwan cs menembak polisi sehingga baku tembak itu tak bisa dihindarkan.

“Kita terima laporan dari masyarakat bahwa dia ada di rumah. Mereka ini memang sudah masuk dalam daftar pencarian orang,” sebut Kombes Saladin.

Dijelaskan empat orang lainnya berhasil melarikan diri ke arah hutan di pedalaman Aceh Utara. Sembari lari mereka masih menembaki polisi. Kini, sambung Saladin pihaknya terus memburu kelompok itu.

Ridwan dan teman-temannya diduga merupakan anggota Din Minimi pria yang paling dicari di Aceh. Pasalnya, kelompok ini diduga terlibat sejumlah kasus kekerasan bersenjata api di Aceh.

Artikel ini ditulis oleh: