Jakarta, Aktual.co — Komisi V DPR pagi ini akan menggelar rapat kerja bersama Menteri Perhubungan, Badan SAR Nasional, BMKG termasuk perwakilan AirAsia, pada Selasa (13/1) pagi ini.
Rapat dengar pendapat pertama pada awal tahun ini beragendakan pembahasan kasus hilang kontak yang berujung jatuhnya pesawat QZ 8501 di perairan Selat Karimata saat lepas landas menuju Singapura.
“Kita ingin mengetahui lebih dalam tentang penanganan serta perkembangan terkini (terkait peristiwa musibah pesawat nahas itu),” ucap Ketua Komisi V Fary Djemy Francis, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/1).
Namun demikian, Politisi Partai Gerindra itu menyayangkan adanya niatan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk tidak menghadiri rapat kerja tersebut, dengan alasan kesibukan.
“Beliau sempat menyampaikan alasannya sedang sibuk dan ingin konsentrasi kepada upaya pencarian pesawat,” ungkapnya.
Namun anehnya, bila dalam rapat kerja nanti Menhub tetap tidak hadir, tentu akan menuai spekulaatif di publik nantinya. Apakah Jonan benar-benar sibuk atau hanya alasan untuk menghindari DPR. Yang jelas, pihaknya akan tetap menggelar rapat besok, sesuai jadwal.
“Karena yang lain bersedia, kami tetap lanjutkan dengan jadwal semula. Saya tidak mau terlalu jauh, bisa saja bapak menteri besok berubah pikiran,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang