Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana mengatakan dalam agenda RDP besok terkait tragedi AirAsia tidak akan menggangu dan akan menyesuaikan dengan agenda Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.
Lebih lanjut, ketika ditanya bila menteri Jonan tidak hadir dalam rapat kerja yang digelar komisi V DPR lantaran alasan sibuk? Ia hanya menjawab bahwa setiap menteri pasti sibuk.
“Yang lainnya saja seperti Basarnas, KNKT dan pihak maskapai dan pihak terkait lainnya saja bersedia hadir. Kalau persoalan sibuk, menteri itu memang harus sibuk,” demikian Yudi.
Seperti diketahui, Wakil Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia menilai, tindakan Jonan dinilai tidak memiliki dasar yang kuat serta terkesan terburu-buru.
Menurut Yudi, tindakan Jonan berakibat buruk terhadap aktivitas penerbangan tanah air. Bahkan atas tindakannya tersebut, penerbangan Indonesia ditertawakan negara tetangga yakni, Singapura.
Komisi V DPR RI mengatakan akan tetap melakukan pemanggilan kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, pada Selasa, 13 Januari 2015 esok.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana mengungkapkan pemanggilan itu dalam rangka meminta penjelasan terkait serangkaian kasus jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 yang saat ini masih dilakukan evakuasi oleh tim SAR gabungan.
Artikel ini ditulis oleh:
Novrizal Sikumbang

















