Jakarta, Aktual.co —Pembekuan rute penerbangan pesawat AirAsia Surabaya-Singapura oleh Kementerian Perhubungan menuai kecaman publik, terutama oleh politisi senayan.
Pembekuan itu, menyusul dugaan penggunaan penerbangan yang dilakukan AirAsia dengan tujuan Surabaya ke Singapura itu, tidak mengantongi izin dari pihak terkait alias ilegal.
“Tetapi itu dibantah pihak Singapura, yang mengatakan izin itu ada. (Logikanya) kalau anda terbang dari Surabaya- Singapura, approval terbang tidak bisa dilakukan sepihak. Ini (Singapur) memberikan approval karena (diberikan izin bandara Surabaya), gak bisa pesawat setelah take off gak ngerti landing dimana,” ucap Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (5/1).
Oleh karena itu, politisi PKS ini mengatakan agar pemerintah tidak terlalu banyak omong terlebih dahulu terkait kasus tersebut, hingga terkumpulnya semua fakta-fakta yang kongkrit.
“Jadi jangan banyak ngomong dulu, cek dulu masalahnya. cek bener gak, kan kita malu kita kalau Singapura bilang begitu. Sekali lagi, industri penerbangan adalah industri global, kompetisinya juga ketat, jadi jangan main-main,” ucap dia.
“Kompetisi dunia (penerbangan) juga ketat, kalau orang sudah merasa gak aman terbang ke Indonesia dia (penumpang) akan memilih terbang ke Singapura, ke Thailand, bahkan Malaysia,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Andy Abdul Hamid