Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel mengatakan Kota Batam dan Kabupaten Karimun di Provinsi Kepulauan Riau akan mengalami kemajuan ekonomi yang pesat dalam waktu mendatang.

“Akan terjadi lompatan ekonomi akibat kemajuan yang terjadi di kawasan Asia,” katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (19/10).

Walaupun ada hambatan akibat perang Rusia-Ukraina, menurut dia, ekonomi dunia mulai menggeliat lagi setelah mengalami stagflasi akibat pandemi COVID-19 selama dua tahun.

“Indonesia ikut terdampak akibat kondisi geopolitik dunia tersebut, namun ekonomi Indonesia masih cukup kokoh sehingga tak ikut antre menjadi pasien IMF,” ujarnya.

Diakuinya, ada pelambatan, bahkan ada yang memprediksi akan terjadi krisis pada 2023, namun ia mengajak agar tidak bisa berpangku tangan dan terus bergerak sehingga bisa melalui krisis dan mendapatkan momentum lompatan ekonomi.

“Peluang itu terbuka lebar di Batam dan Karimun karena berhadapan langsung dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Asia Tenggara,” katanya.

Pulau Karimun terletak di sisi barat Batam dan dekat ke Malaysia. Sementara, Batam lebih dekat ke Singapura.

Gobel melihat peluang tumbuh lebih tinggi dan kepercayaan investor terlihat antara lain dari kerja sama PT Angkasa Pura I bekerja dengan Incheon International Airport Corporation dan PT Wijaya Karya pada 1 Juli 2022 untuk mengelola Bandara Hang Nadim, Batam.

Keterlibatan perusahaan pengelola bandara terbesar di Korea Selatan tersebut, menurutnya, merupakan gambaran tentang potensi ekonomi di Batam. Sebagai salah satu negara yang cukup maju, katanya, Korea Selatan pasti akan melakukan investasi lainnya di Batam.

“Hal ini akan berdampak ke daerah sekelilingnya, khususnya di Karimun yang merupakan sasaran investasi ekonomi terbesar kedua di Kepulauan Riau,” katanya.

Karena itu, Gobel sangat mendukung rencana pengembangan bandara, pelabuhan, dan kawasan ekonomi. “Ketiganya merupakan satu kesatuan ekosistem yang akan saling mendukung,” katanya.

Jika Batam memanfaatkan kedekatan geografis dengan Singapura, maka Karimun bisa memanfaatkan kedekatannya dengan Malaysia dan Pulau Sumatera. Untuk itu, katanya, pengembangan mal pelayanan publik merupakan salah satu sarana yang tepat untuk kemudahan investasi dan bisnis di Karimun.

Pada 15-16 Oktober 2022, Gobel melakukan kunjungan kerja ke Batam dan Karimun atas undangan Bupati Karimun Aunur Rafiq, untuk seremoni dimulainya renovasi mal pelayanan publik dan melepas jalan santai bersama penduduk Karimun.

Setelah itu, ia meninjau pembangunan pelabuhan baru yang terhenti, rencana perpanjangan landasan Bandara Raja Haji Abdullah yang terbentur lahan hutan lindung, serta pembangunan kawasan ekonomi Gold Coast.

(Antara)

(Rizky Zulkarnain)