Jakarta, Aktual.co —DPRD DKI pertanyakan efektifitas dari rencana Pemprov DKI untuk merombak ribuan pegawai di awal Januari 2015.
Lantaran hingga kini pelayanan birokrasi di jajaran Pemprov DKI dalam menjalankan roda pemerintahan daerah dan melayani masyarakat, dianggap belum efektif.
“Kalau dari segi anggaran ya mungkin iya efisien. Namun belum tentu meningkatkan kinerja unit-unit terkait,” kata Ketua Komisi A DPRD DKI Riano P Ahmad, saat dihubungi Aktual.co, Selasa (30/12).
Dia mencontohkan rencana penghapusan jabatan wakil lurah. Politisi PPP ini berpendapat Pemprov harus memperhatikan jumlah penduduk di tiap wilayah.
Karena menurutnya yang saat ini kelurahan dipimpin dua orang saja pelayanannya belum memadai. Apalagi kalau salah satu pimpinan dihilangkan. “Perlu diperhatikan,” ujar dia.
Meski mengaku setuju saja dengan rencana Pemprov, namun dia tetap akan menanyakan hasil dari perombakan setelah berjalan enam bulan atau satu tahun ke depan.
“Ada rapat kordinasi komisi, mungkin kita bisa pertanyakan nanti, apa perlu dievaluasi, kita lihat hasilnya. Paling tidak setelah enam bulan lah.”
Artikel ini ditulis oleh:














