Jakarta, Aktual.co —PT Transjakarta akan menambah armada bis Transjakarta sebanyak 850 unit dalam dua tahun ke depan. 
Untuk bulan ini, mereka sudah mencicil dengan melakukan lelang untuk 20 unit bis baru.
“Bulan ini kami akan mengadakan pelelangan untuk 20 unit. Jadi awal tahun diharapkan sudah ada,” ujar Direktur Utama PT Transjakarta, Kosasih, di Jakarta, Senin (10/11).
Kosasih mengatakan, untuk mencapai target 850 bis Transjakarta dalam waktu dua tahun, maka akan dilakukan dua cara. Yaitu dengan membeli sendiri dan melakukan lelang melalui operator.
Sebelumnya, target bis yang dicapai adalah 1289 bis pada tahun 2018. Namun, Kosasih memilih untuk ‘menggenjot’ pengadaan sekitar 70 persennya di tahun 2017 karena pada 2018 Jakarta akan disibukkan dengan acara Asian Games.
Adapaun mengapa pihaknya memilih cara lelang untuk pengadaan bis, dijelaskan Kosasih, supaya memudahkan pencapaian target dan sekaligus dapat menentukan harga pembelian bis baru tersebut.
“Kita sendiri bisa beli, tapi kalau sudah lelang, dapet harga lelang, saya bisa menggunakan patokan harga yang sama untuk seluruh operator menyediakan ke kita di harga itu. Lelang itu tujuannya agar menentukan harga patokan untuk operator,” ujarnya.
Selain pengadaan bus yang akan dimaksimalkan, PT Transjakarta juga akan berkonsentrasi pada proyek redesign halte bis Transjakarta yang dirasa ukurannya terlalu kecil.
“Target paling dekat, pengadaan bus dengan jumlah banyak dengan standar internasional. Kedua, perbaikan design seluruh koridor terutama di halte yang sifatnya utama dan halte-halte yang berukuran kecil jadi seperti yang di Karet dan Bundaran Senayan, supaya antrian lebih enak, dan ada untuk pendukung fasilitas untuk penyandang disabilitas,” tambahnya.

()