Jakarta, Aktual.co — Perpecahan di tubuh Partai Golkar tak bisa dihindari lagi. Ya, kedua kubu baik Musyawarah Nasional IX di Bali maupun versi Presidium Penyelamat Partai Golkar di Jakarta akan sama-sama didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia oleh kubu masing-masing pada hari ini, Senin (8/12).
Dengan demikian sikap pemerintahan Jokowi dalam menyikapi konflik internal Partai Golkar sangat diuji.
Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan pemerintah pada prinsipnya tidak ingin ikut campur permasalahan internal Partai Politik.
Kata mantan Sekjen PDI Perjuangan itu, kemendagri sudah koordinasi dengan Menkumham untuk tetap terus mencermati setiap gelagat perkembangan dinamika internal partai politik.
“Kita cermati dulu, sebagai pemerintah kalau memonitorkan boleh-boleh saja,” ujar Tjahjo dalam pesan pendeknya kepada Aktual.co, beberapa waktu lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua kepengurusan DPP Partai Golkar baik hasil Musyawarah Nasional IX di Bali maupun versi Presidium Penyelamat Partai Golkar di Jakarta akan sama-sama didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia oleh kubu masing-masing pada hari ini.
“Besok (hari ini), DPP Partai Golkar yang baru saja melangsungkan Munas, hajat besar diikuti oleh seluruh DPD Golkar tingkat II dan tingkat I se-Indonesia minus dua ormas yang mendirikan, yang lainnya ikut, akan melaporkan, mendaftarkan kepengurusan kepada Kemenkumham pukul 08.00,” ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas IX Bali, Ade Komaruddin dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (11/12) kemarin.
Dia merasa optimistis bahwa Kemenkumham akan bersikap netral dan berpegangan pada asas legalitas dan peraturan perundangan yang berlaku dalam melihat konflik di internal Partai Golkar.
Di lain pihak, Ketua Panitia Pelaksana Munas versi Presidium Penyelamat Partai Golkar, Yorrys Raweyai juga menyatakan, pihaknya tetap mengupayakan pelaksanaan Munas selesai pada Minggu (7/12), sehingga bisa langsung melaporkan hasilnya kepada Kemenkumham.
“Besok (hari ini) kita lapor ke Kemenkumham setelah konsolidasi ini selesai. Setelah itu baru kita sampaikan konsolidasi administrasi ke ke pengurus DPD I dan II, sekaligus menata internal partai,” ungkapnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















