Jakarta, Aktual.co —  Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Robert O Blake menyatakan Indonesia masih menarik bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat untuk memperkuat kerja sama perdagangan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bersangsur membaik.

“Terus menerus meningkatkan hubungan perdagangan dengan Indonesia adalah prioritas bagi kami,” kata Robert O Blake, di Yogyakarta, Kamis (23/10).

Blake mengatakan sebagian besar perusahaan yang masih tertarik untuk melakukan kerja sama perdagangan atau investasi di Indonesia di antaranya adalah perusahaan yang bergerak di bidang ritel, teknologi, serta energi baru terbarukan (EBTK).

“Kerja sama itu akan saling menguntungkan, apalagi perusahaan-perusahaan AS di Indonesia selama ini dikenal sebagai perusahaan yang selalu taat membayar pajak,” kata dia.

Perusahaan yang konsisten berinvestasi di Indonesia, ia mencontohkan, yaitu General Electric (GE) merupakan perusahaan AS yang banyak bergelut di bidang teknologi. PT GE Lighting Indonesia yang ada di Yogyakarta, Blake mengklaim, hingga saat ini telah mempekerjakan 600 orang penduduk Yogyakarta.

“Secara keseluruhan hingga saat ini perusahaan-perusahaan kami di Indonesia telah mempekerjakan 2 juta lebih masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Yogyakarta sebagai kota pelajar yang memiliki banyak perguruan tinggi terkemuka dengan 300.000 mahaiswa, menurut dia, harus disikapi sebagai peluang bisnis yang terus menerus dapat ditindaklanjuti.

Menurut dia, salah satu upaya yang harus dilakukan pemerintah Indonesia untuk lebih banyak menarik minat perusahaan AS untuk berinvestasi di Indonesia adalah dengan terus menerus memperbaiki infrastruktur.

Namun demikian, menurut dia, sebagai kerja sama yang saling menguntungkan pada waktu yang sama perusahaan-perusahaan Indonesia juga seharusnya mampu meningkatkan volume eksport produk ke negara Paman Sam tersebut.

“Pada waktu yang sama, Indonesia juga dapat menjual produk-produk Indonesia yang dibutuhkan di Amerika Serikat. Kita bisa melakukan perdagangan yang menguntungkan di dua arah,” tutur dia.

()

(Eka)