Jakarta, aktual.com – Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi dalam pertemuan dengan Menteri Sosial Tunisia Malik Zahi pada Rabu (16/11) menyampaikan komitmen Indonesia dalam Kepresidenan G20 untuk mengatasi krisis global.

Dubes Zuhairi secara khusus menyebutkan komitmen Indonesia pada konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 yang sedang berlansung di Bali dalam mengatasi krisis global, khususnya akibat pandemi dan krisis geopolitik, yang menyebabkan krisis energi, krisis pangan, hingga krisis ekonomi di berbagai negara di dunia, menurut keterangan KBRI Tunis pada Rabu (16/11).

“Dalam pertemuan dengan Menteri Sosial Tunisia, saya sampaikan apresiasi atas langkah-langkah yang dilakukannya dalam mengatasi krisis akibat pandemi. Kementerian Sosial Tunisia merupakan salah satu kementerian sentral, karena memberikan dukungan dan bantuan sosial kepada warga Tunisia,” ujarnya.

Dalam konteks itu, Dubes Zuhairi juga mengatakan bahwa Kementerian Sosial Indonesia merupakan kementerian sentral dengan anggaran yang besar untuk pemulihan ekonomi dan ketahanan sosial.

Dubes Zuhairi pun menyampaikan tentang upaya KTT G20 yang fokus pada upaya mencari solusi dalam mengatasi krisis global.

“Pada KTT G20, Indonesia juga menginisiasi dana abadi untuk kesehatan dan upaya mengatasi kemiskinan global sehingga negara-negara G20 dapat memberikan perhatian untuk membantu negara-negara berkembang,” katanya.

“Indonesia sangat concern agar negara-negara G20 memberikan perhatian terhadap negara-negara berkembang, khususnya dalam menjaga ketahanan sosial dan kesehatan, sehingga cepat pulih dan pulih lebih kuat bersama-sama,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Tunisia menyampaikan keinginan untuk bertemu Menteri Sosial Indonesia untuk membentuk kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan Tunisia.

“Menteri Sosial Tunisia ingin kerja sama lebih konkret antara Indonesia-Tunisia. Ia ingin agar secepatnya dilakukan pertemuan bilateral untuk membahas hal-hal strategis di antara kedua negara,” ujar Zuhairi.

(Antara)

(Rizky Zulkarnain)