Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh saat membagikan bantuan untuk siswa di Kecamatan Cugenang Cianjur, Sabtu (24/9) kemarin.

Cianjur, aktual.com – Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh mendukung aksi Polisi Peduli Pendidikan di Cianjur, dengan memberikan sejumlah bantuan berupa buku dan peralatan pendidikan lainnya. Fonda menyatakan dukungan ini sebagai bentuk kepedulian Sahabat Polisi terhadap dunia pendidikan Indonesia.

“Sahabat Polisi Indonesia sangat mengapresiasi kegiatan Polres Cianjur ini. Kegiatan mulia yang sudah digagas Polsek Cugenang dan Aipda Sopyan Sahuri ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar, ” kata Fonda kepada wartawan di kecamatan Cugenang, Cianjur, Sabtu (21/9) kemarin.

Fonda pun memuji pembangunan sekolah bagi siswa putus sekolah yang digagas Polsek Cugenang. Menurut dia, pembangunan sekolah tersebut secara langsung akan memberi dampak bagi akses pendidikan yang lebih merata kepada anak-anak di Kecamatan Cugenang. Kegiatan positif ini pun selayaknya perlu dicontoh dan dikembangkan di Polsek, Polres dan wilayah Polda lainnya.

“Kami berkomitmen mendukung Aksi Polisi Peduli Pendidikan yang digagas Polsek Cugenang dan Aipda Sopyan Sahuri melalui Sekolah Khusus untuk anak-anak yang putus sekolah. Dalam jangka panjang, aksi ini bermanfaat bagi pendidikan anak-anak di Cugenang dan Cianjur. Kalau ingin negara ini maju, maka kita harus memiliki anak-anak cerdas yang sudah dipersiapkan sejak dini,” ujarnya.

Aipda Sopyan Sahuri ikut berbagi cerita tentang inisiatif Aksi Polisi Peduli Pendidikan yang digagasnya tersebut. Menurut dia, aksi ini dilakukannya selepas waktu bertugas dan bekerja. Dirinya bahkan mengaku menyisihkan sebagian gaji bulanan untuk membangun dan merawat sekolah yang memang diperuntukkan bagi anak-anak di Cugenang yang putus sekolah.

“Selepas menjalankan tugas, saya sempatkan waktu untuk mengajar anak-anak didik. Saya juga sisihkan sebagian uang gaji bulanan dan mendapat sumbangan para donator untuk mendirikan sekolah. Alhamdulilah, sekolah berdiri dengan kokoh di atas tanah warisan milik saya,” tutur dia.

(Megel Jekson)