Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar atau kurs kembali menurun, yakni dari sebelumnya sebesar Rp 14.734 per USD pada Kamis (30/8/2018) naik menjadi Rp 14.800 per USD pada pukul 07.00 WIB. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu pagi terkoreksi pasca pengumuman susunan Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan, kendati melemah rupiah masih relatif stabil di bawah Rp14.100 per dolar AS.

“Pelemahan rupiah lebih karena faktor global. Dolar AS menguat terhadap beberapa mata uang utama Euro dan GBP,” ujar Rully.

Menurut Rully, pelaku pasar masih mengapresiasi nama-nama yang ditunjuk sebagai menteri dalam Kabinet Indonesia Maju, terutama menteri-menteri di bidang ekonomi.

“Untuk susunan tim ekonomi saya rasa cukup baik,” kata Rully.

Rully memperkirakan hari ini rupiah akan terkoreksi terbawa sentimen negatif eksternal khususnya terkait perkembangan negosiasi internal Brexit di parlemen Inggris.

“Pada pukul 11.04 WIB, rupiah melemah 16 poin atau 0,11 persen menjadi Rp14.057 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya di level Rp14.041 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.051 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.058 per dolar AS.

(Abdul Hamid)