Jakarta, Aktual.co — Seorang ekonom Fauzi Ichsan mengatkan bahwa pelaku pasar juga mengharapkan Kabinet Presiden Joko Widodo mencantumkan nama politisi partai Koalisi Merah Putih (KMP) sebagai menteri, kata

“Degan begitu, kekuatan politik Jokowi di parlemen dapat menguat, sehingga posisi tawar pemerintah juga akan semakin tinggi,” kata Ekonom Senior Bank Standard Chartered, Fauzi Ichsan di Jakarta, ditulis Kamis (23/10).

Pelaku pasar, menurut dia, sedang khawatir dengan kekuatan politik Koalisi Indonesia Hebat (KIH), di parlemen setelah kekalahan beruntun dalam beberapa perumusan Undang-Undang.

Kekalahan KIH, lanjut dia, sejak perumusan Undang-Undang MD3 hingga Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah, membuat investor cemas kebijakan Jokowi akan selalu “diganjal”.

“Nah kita lihat Partai Persatuan Pembangunan, sudah pasti kah masuk ke KIH. Jika masuk, kekuatan Jokowi di parlemen menguat bisa 40 persen,” ujar dia.

Menurut Fauzi, jika PPP masuk KIH, kekuatan Koalisi pendukung Jokowi akan bertambah menjadi 40 persen, dan semakin mendekati kekuatan politik KMP yang sebesar 47 persen.

“Nah sekarang kan tinggal nunggu Demokrat, lagi-lagi tergantung Susilo Bambang Yudhoyono,” ujarnya.

Namun untuk posisi Menteri terkait ekonomi, Fauzi mengatakan, investor hanya ingin kalangan teknokrat dan profesional.

Sejak pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat diduduki oleh politisi KMP, Fauzi menuturkan, tidak dapat dipungkiri bahwa pasar uang dan saham juga dilanda sentimen negatif dari domestik.

()

(Eka)