Ilustrasi bendera Republik Rakyat China (AP/Mark Schiefelbein)

Jakarta, Aktual.com – Perekonomian China mencatat pertumbuhan yang stabil pada 2021 meski dihadapkan pada sejumlah tantangan termasuk lonjakan kembali epidemi dan lingkungan eksternal yang rumit, seperti ditunjukkan data resmi pada Senin (17/1) kemarin.

Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu tumbuh 8,1 persen secara tahunan (yoy) menjadi 114,37 triliun yuan (1 yuan = Rp2.253) tahun lalu, menurut Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China.

Laju pertumbuhan berada jauh di atas target pemerintah yang “di atas 6 persen,” dan pertumbuhan rata-rata dua tahun tercatat di angka 5,1 persen, tunjuk data tersebut.

Pada kuartal keempat, PDB China meningkat 4 persen (yoy).

Perekonomian China melanjutkan pemulihan yang stabil pada 2021, memimpin dunia baik dalam hal perkembangan ekonomi maupun pengendalian epidemi, kata NBS, seraya memperingatkan tripel tekanan dari kontraksi permintaan, guncangan pasokan, dan melemahnya ekspektasi di tengah lingkungan eksternal yang semakin rumit.

(Antara)

(A. Hilmi)