Jakarta, Aktual.co —  Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Burhanuddin Abdullah menyebut ada delapan tantangan perekonomian jangka pendek yang akan dihadapi oleh rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

“Tantangan perekonomian rezim Jokowi-JK, kalau menurut saya cukup berat, ada 8 tantangan dalam jangka pendek,” kata Burhanudin dalam acara diskusi di Wisma Intra Asia, Jakarta, Rabu (22/10).

Dikatakannya, tantangan pertama dalam jangka pendek yang akan dihadapi pemerintah baru adalah mengenai perlambatan ekonomi dunia. Kemudian yang kedua adalah menurunnya harga komoditas.

“Kemerosotan harga komoditi menyebabkan neraca perdagangan kita defisit,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pemerintahan Jokowi-JK pun akan dihadapkan pada defisit transaksi berjalan, dalam jangka pendek juga tantangan yang keempat adalah kenaikan defisit APBN.

“kelima perlambatan PDB Indonesia, keenam peningkatan ekspektasi inflas, ketujuh resiko pembalika arus modal asing, dan kedelapan pertambahan utang luar negeri,” tutupnya.

()

(Eka)