Jakarta, Aktual.co — Sebanyak empat siswa tingkat SLTA di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tidak lulus ujian nasional 2015.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan Moch Tarsun mengatakan, keempat siswa yang tidak lulus UN tersebut dari SMKN, SMKN 2, SMKN 3 dan siswa SMA Negeri Pakong masing-masing satu orang.
“Mereka yang tidak lulus ini masih punya kesempatan untuk mengikuti ujian program kejar paket,” katanya di Pamekasan, Jumat (15/5).
Di Pamekasan, jumlah siswa peserta UN pada pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA dan yang sederajat pada 2015 sebanyak 11.747 orang, terdiri dari siswa SMA 3.526 orang, siswa MA 5.061 orang dan siswa SMK 2.600 orang.
Dengan demikian, maka jumlah siswa yang lulus UN, sebanyak 11.743 orang, dari total 11.747 orang.
“Keempat siswa yang tidak lulus ini murni, dalam artian, siswanya ikut ujian nasional, akan tetapi nilainya sangat parah, sehingga terpaksa dinyatakan tidak lulus,” kata Tarsun.
Di samping itu, sambung dia, ada juga siswa yang masuk kategori tidak lulus, karena memang tidak pernah mengikuti ujian nasional sejak hari pertama pelaksanaan.
Menurut dia, jumlah siswa yang terdata masuk dalam daftar nominasi tetap (DNT) dan tidak ikut ujian sama sekali tanpa keterangan sebanyak 35 orang.
“Sehingga jika dikalkulasi dengan jumlah yang 35 orang ini, maka semuanya sebanyak 39 orang,” katanya menjelaskan.
Artikel ini ditulis oleh:

















