Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Reuters)

Ankara, Aktual.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkritik perdana menteri Yunani karena meminta bantuan dari Amerika Serikat (AS) untuk melawan Turki.

Erdogan mengatakan kami akan terus melakukan apa yang diperlukan dan mengecam kebijakan Athena tentang penolakan ilegal terhadap para migran, di sebuah acara di ibu kota Ankara, dikutip dari Anadolu, Kamis (6/10).

Hal ini karena upaya Turki untuk menyelamatkan para migran di Laut Aegea setelah Yunani membiarkan mereka mati. Erdogan mengungkapkan bahwa dunia tetap diam tentang masalah ini.

Kelompok hak asasi manusia dan media sering melaporkan tindakan penolakan ilegal dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya yang dilakukan oleh otoritas Yunani.

Turki dan kelompok hak asasi global telah berulang kali mengutuk praktik ilegal Yunani dalam mendorong kembali pencari suaka, dengan mengatakan itu melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional dengan membahayakan nyawa migran yang rentan, termasuk perempuan dan anak-anak.

Presiden Turki mengecam pernyataan dari Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis untuk mencari dukungan melawan Turki dan Erdogan juga mengatakan Ankara akan terus melakukan apa yang harus dilakukan.

“Perdana menteri Yunani meminta bantuan dari AS. Melawan siapa? Melawan Turki. Apa pun yang Anda lakukan, kami akan selalu melakukan apa yang diperlukan. Kami siap melakukannya,” kata Erdogan.

Pada 28 September, beberapa kantor berita melaporkan bahwa Mitsotakis mengatakan Yunani yakin atas dukungan dari AS dan Uni Eropa terkait Turki.

(Warto'i)