BPH Migas, Andy Noorsaman Sommeng

Jakarta, Aktual.com – Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andy Noorsaman Sommeng menyatakan bauran energi pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) telah melebihi target dalam APBN 2017,

Sampai dengan triwulan II saat ini jelasnya, bauran energi panas bumi dan EBT lainnya telah mencapai sebesar 13,30 MW, lebih besar dari target sebesar 11,56 MW.

“ESDM menyoroti bauran EBT sampe triwulan ke II sudah melampaui target APBN. Panas Bumi dan EBT sudah 5,2 persen. Bauran air sampai 8,6 persen. Targetnya 6 persen,” kata dia di Kementerian ESDM, Selasa (19/9).

Perkembangan EBT sepertinya menunjukkan hasil positif, diketahui hingga September 2017 telah mencapai 60 kontrak Power Purchase Agreement (PPA) atau Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT).

Adapun upaya yang dilakukan pemerintah membuat harga jual IPP lebih menarik bagi investor. Sejauh ini Kementerian ESDM telah merevisi Permen ESDM Nomor 12 Tahun 2017 menjadi Permen ESDM Nomor 50 Tahun 2017.

Dengan revisi ini, pemerintah ingin mengoptimalkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik EBT, yang diharapkan berdampak pada tarif listrik yang terjangkau oleh masyarakat maupun tarif listrik yang kompetitif bagi dunia industri.

 

Laporan Dadangsah Dapunta

Artikel ini ditulis oleh: