Jakarta, Aktual.co — Direktorat Jenderal (Ditjen) Mineral dan Barubara (Minerba) Kementerian ESDM memanggil perusahaan tambang emas dan konsentrat besar, PT Freeport Indonesia, PT Newmont Nusa Tenggara dan PT Gorontalo Mineral guna membahas rencana pembangunan smelter atau pabrik pengolahan dan pemurnian konsentrat.
Direktur Jenderal Minerba Sukhyar mengatakan, pemanggilan petinggi-petinggi perusahaan tambang besar untuk mengetahui secara detail jumlah produksi dari masing-masing perusahaan.
“Nanti dari situ bisa diketahui berapa kebutuhan smelter nasional,” kata Sukhyar saat ditemui sebelum pertemuan itu di kantornya, Jakarta, Rabu (18/2).
Ia menambahkan, usai mengetahui secara rinci jumlah produksi dari masing-masing perusahaan tambang besar tersebut, selanjutnya pemerintah dapat menentukan kapasitas smelter baru yang akan dibangun para perusahaan tambang tersebut.
“Dari pertemuan ini kapasitas smelter tembaga bisa dipastikan,” singkatnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka
















