Jakarta, Aktual.co — Peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP) Gede Sandra, menyebut sebanyak lima menteri kabinet kerja mendapatkan peringkat memprihatinkan, di bawah nilai standar (60) atau KW3.
Kelima menteri tersebut adalah Sofyan Djalil, Hanif Dhakiri, Bambang P. Brodjonegoro, Sudirman Said, dan Rini Soemarno. 
“Sebagian besar sangat layak untuk dipertimbangkan masuk ke dalam daftar perombakan Kabinet Jokowi karena sangat jelas berideologi kanan–neoliberal, posisi politik yang secara berdiametral bertentangan dengan Trisakti,” kata Gede Sandra, dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4).
Sementara, tujuh Menteri lainnya mendapat rating yang sekedar saja, dengan nilai  tidak istimewa (60-75) atau KW2. Sebagian merupakan orang-orang yang lumayan bagus, tetapi ditempatkan di pos yang tidak tepat (right man on the wrong place) atau diberikan pendamping yang lebih kapabel. Sedangkan sebagian hanya sibuk dengan pencitraan atau menjalankan pekerjaan rutin kementerian belaka. Selain itu, ada dua menteri yang dinilai mendapat rating baik.
“Presiden Jokowi tidak memiliki banyak pilihan, sebaiknya segera melakukan perombakan dan reposisi Kabinet-nya untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari publik. Bila tidak dilakukan, kekhawatiran kami adalah tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi akan semakin merosot,” ujar Gede Sandra.

Artikel ini ditulis oleh: