Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Rabu (29/4), First Asia Capital memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak bervariasi namun berpeluang mengalami technical rebound dengan resisten saat ini di 5290 dan support di 5220. “Dengan dukungan harga saham sektoral yang sudah relatif murah, pelaku pasar mulai melakukan pembelian selektif memanfaatkan isu individual yang positif seperti pencapaian kinerja kuartal I 2015 (1Q15) dan beberapa agenda pembagian dividen,” kata Analis First Asia Capital David Sutyanto dalam risetnya kepada Aktual di Jakarta, Rabu (29/4).
Ia menerangkan, tekanan jual pada perdagangan kemarin mulai rendah. Pelaku pasar terutama pemodal lokal memanfaatkan kejatuhan harga sejumlah saham unggulan untuk mulai melakukan pembelian di akhir sesi sehingga IHSG ditutup hanya koreksi tipis 3,289 poin (0,06%) di 5242,157, setelah terkoreksi hingga 80 poin kemarin.
“Pemodal asing masih mencatatkan penjualan bersih Rp1,8 triliun terutama di sejumlah saham perbankan unggulan,” ujar dia
Sementara Wall Street tadi malam tutup bervariasi. Indeks DJIA dan S&P berhasil menguat masing-masing 0,40% dan 0,28% tutup di 18110,14 dan 2114,76. Sedangkan indeks Nasdaq koreksi 0,10% di 5055,42 terutama dipicu anjloknya saham Twitter hingga 18% menyusul pencapaian kinerja 1Q15 yang mengecewakan. Sentimen pasar yang menggerakan Wall Street selain dipicu pencapaian laba 1Q15 emiten, pasar juga tengah menanti hasil The Fed Meeting yang dimulai Selasa pekan ini hingga Rabu.
“Pasar berspekulasi The Fed akan kembali menunda waktu kenaikan tingkat bunganya menyusul ancaman perlambatan ekonomi global terhadap pemulihan ekonomi negara adidaya tersebut,” tutupnya.Saham Pilihan:BMRI 10800-11400 Buy, SL 10600BBNI 6500-6900 TB, SL 6400BBTN 1110-1170 Buy, SL 1080INCO 2760-3125 Buy, SL 2750BMTR 1600-1720 Buy, SL 1570ELSA 560-610 TB, SL 550ADRO 920-975 Buy, SL 900ADHI 2800-2990 TB, SL 2750PTPP 3850-3990 TB, SL 3750LSIP 1420-1500 TB, SL 1390
Artikel ini ditulis oleh:

















